fRom GreeCe to FreeZe (2)

24 November 2008

Finally nyampe juga di Vantaa -airport Helsinki- alhamdulillah ya Allah, disambut dengan hamparan salju tebal yang membentang. Kami berpisah dengan mas Joko n Mr. John -kenalan dr Filipina- setelah mengambil bagasi (kami tdk berganti baju sejak dari Indonesia cz baju semua ada di bagasi, wekekekeke).

Mr.Keith Sutton as vice president of R&D NSN Finland took us karena Anneli yang mengurusi kami sedang sakit (merasa tdk sendirian lagi di negeri antah berantah ini), belio membawakan kopernya Vanya yg super duper gede itu menuju parkiran (mana ada orang Indonesia dg jabatan seperti itu mau bersusah payah menjemput kami yang notabene bukan siapa-siapa, beuh merasa tersanjung euh). Selama perjalanan dari Vantaa ke Espoo (our home in Finland), ketahuan kalau belio berasal dari US, sudah cukup lama bekerja di Nokia dan pembuat program SMS pertama, what a briliant person.

Sello Hotel

in front of Sello Hotel

Hamparan salju tebal

Brrrrr,,, di depan Sello Hotel

25 November 2008

Jam 8.30 (serasa jam 6.00 di Indonesia) Keith Sutton menjemput kami menuju kantor NSN di Saterinporti. Materi yang kami terima hari ini adalah tentang :

  • 3G system specification structure
  • 3G RAN controller product
  • System feature specification
  • Populating product backlog
  • Requirement management

Kemampuan teknis dan kemampuan manajerial, lumayan mengasyikkan walopun ada yang gak ngerti, xixixixi.. Berharap pas lunch menemukan nasi n masakan ramah lidah dikantin kantor namun takadaaaaaaaaaaa. Berhubung Mr.Keith tdk bisa mengantar kami pulang, maka kami di antar oleh Mr.Mika Lehmusto

Mr.Mika Lehmusto en me

Jam 18.30 dengan tergopoh-gopoh karena lagi enak-enaknya meringkuk dalam balutan selimut tebal, saya n Vanya bergegas ganti baju untuk dinner, Mr.Keith ternyata sudah nunggu di lobi hotel bersama wanita cina muda yang diperkenalkan sebagai istrinya, masih muda banget tuh nyonya,,,, wiiiiii. Kami berempat melaju ke Helsinki melintasi beberapa tempat seperti opera house, parliament building, baltic sea encetera.

Tibalah di Fishmarket restaurant, pintu masuknya dibawah jalan, lucu, suasananya bersahabat dan yang penting adalah hangat. Disana ternyata sudah ada yang menunggu yaitu sekretaris Mr.Keith yang bernama Raija -orang Finnish yang lama di Inggris dan Florida. Raija n Vanya ternyata punya kesukaan yang sama di bidang seni dan musik, mereka saling bercakap-cakap dan saya hanya jadi pendengar -roaming boooo, wuic wuic-. Akhirnya acara makan-makan pun tiba, melihat price listnya gak tega untuk makan (diatas 25 eur rata-rata), tapi karena lagi gratezonk so pesen aja deh sesukanya. Menu appetizernya mushroom soup -terdengar menggoda- membayangkan soup jamur kental yang anget, yummy,, namun jiaaaah, makanan apa pula ini mak, bentuknya udah aneh, rasanya juga euh,, tpi dimakan aja dg senyum untuk menghormati yang mentraktir, ato lebih tepatnya takut ketauan kalo pesennya tadi asal (ckakaka).  Menu maincourse nya adalah salmon, nah ini nih yang enyak enyak enyak, dan saya pun makan dengan lahapnya, maknyuuus.

Dinner together in Fishmarket Restaurant

Bilqz, Raija, Keith, Sabrina

Setelah dinner tak terasa sudah jam23an, kami pun langsung menuju parkiran bawah tanah yang ternyata letaknya cukup jauh, brrrr adem berjalan menyusuri malam di kota Helsinki (sambil poto2, tetep) dan masuk ke ruangan 20m bawah tanah, yang konon sebagai tempat berlindung warga saat perang dunia ke-2.

sok-sokan gak pake sarung tangan

white church

fRom GreeCe to FreeZe (1)

Judul tulisan di atas saya comot dari comment temen seangkatan elektro untuk saya pada website its, hmmm lucu juga, berangkat dr kota GreeCe a.k.a Gresik yang tidak diakui keberadaannya oleh teman-teman akhirnya saya bisa merasakan hawa FreeZe di negara yang terletak di bumi belahan utara a.k.a Finland, Subhanallah..

Never existed in imagination bahwa saya akan berkunjung ke negara yang merupakan pusat salah satu merk seluler terkenal didunia yaitu NOKIA, dengan educational background dibidang telecommunication engineering Allah membukakan jalan dengan perantara Bapak Ashari -kajur jurusan Teknik Elektro ITS- yang terhormat dan Nokia Siemens Network melalui University Program ‘Woman In Technology Award’

Winners of the ‘Woman in Technology’ award, were as follows: Vanya Vabrina Valindria from Institute of Technology Bandung (ITB) Majoring Electrical Engineering with GPA 3.72; Bilkis Mukhlisoti from Institute of Technology Seupuluh Nopember Surabaya Majoring Electrical Engineering with GPA 3.45; and, Iyung from University of Indonesia Majoring Electrical Engineering with GPA 3.83. They leave for Helsinki at the end of November as part of an Induction and learning opportunity into Nokia Siemens Networks Global R&D, Training and Development facilities.

Woman In Technology 2008

Dengan persiapan yang cukup singkat + 1 bulan, berkas-berkas penting, baju hangat dan segala kebutuhan hidup akhirnya saya berangkat kenegara asal santa clause itu pada tanggal 22 – 28 Nopember 2008.

21 November 2008

Ayah, Ibu, Mas dan Adik saya hanya melepas keberangkatan dari stasiun Pasar Turi (i hate this moment surely cz made my tears out, padahal cuma pergi seminggu aja,,,, hmmm), dan berangkatlah saya menuju ibukota. jess…. jess… jess…

22-23 November 2008

Tibalah saya di Stasiun Gambir, menunggu jemputan keluarga imajiner yang lambreto amito (hehehe,, tengkyu so much prends atas jamuan n tempat persinggahan lelah). Sorenya saya dan Vanya -temen seperjuangan- bertemu di bandara Cengkareng, fiuh bawaannya super duper uakeeeeh (beda amat dengan saya yang hanya membawa satu koper saja, itupun cuma koper kecil, parah parah parah). Dia berasal dari ITB dan anaknya bener-bener multi talented, jadi ngerasa keki nih, secara saya bukan orang pinter bahkan cerdas, saya mungkin hanya orang yang beruntung, namun saya sangat bersyukur dengan diri saya sendiri dengan segala kekurangan yang saya miliki.

Bekal sambal plus kecap botol (dung dung banget sih pake bawa barang ini) akhirnya tersita oleh petugas bandara,,, wuaaaaaaaaaaaaah i can’t eat without chilli (sebutan ratu sambal sudah mendarah daging pada diri saya). Saya n Vanya berangkat naik Lufthansa ke Changi-Spore untuk transit sebentar dan lanjut ke Frankfurt-Jerman sekitar + 11 jam perjalanan. Dua bandara berbeda dengan fasilitas yang berbeda pula, I prefer to Changi airport -bisa ngenet dan minum gratis, hehehe- Frankfurt? nope, selain itu terlalu gede dan cukup jauh untuk mencapai Gate tujuan sehingga bikin bingung.

Bismillah, berangkaaaaat

Changi Vs Frankfurt

Bersama Pohon Natal yang berwarna putih

Dipotoin sama bule

Kami melanjutkan perjalanan ke Helsinki dengan small Lufthansa at 9:30, selama 2.5 jam pesawat masih belum mendarat juga padahal seharusnya sudah mendarat,, hmm curious, akhirnya pilot mengumumkan bahwa we couldn’t land in helsinki!! weather was very severe, heavy snow storm n windy, the pilot barely saw anything.. jiaaah penumpang pada panik termasuk kami yang notabene stranded girls. Situasi kacau, terkatung-katung gak jelas di udara beberapa lama dan pilot memutuskan untuk mendarat di Stockholm dengan kondisi penumpang tetap berada dalam pesawat.  Awak kabin menenangkan kami dengan suguhan berbagai macam minuman yang aneh rasanya, wedeuw, semua pada menghubungi kolega maupun kerabat dan Vanya pun berusaha menghubungi Anneli Niskanen -contact NSN- namun tidak berhasil, benar-benar badai yang parah. Kami berdua masih juga sempet-sempetnya berfoto dalam pesawat n melihat pemandangan luar dengan takjub snow was falling down.

Setelah beberapa lama menunggu kejelasan akan kelanjutan penerbangan, tiba-tiba pilot memberikan 2 choices turun di stockholm dan melanjutkan perjalanan ke Helsinki dengan pesawat lain atau kembali ke Frankfurt. Beberapa penumpang ada yang turun tetapi kami (yang tak tau apapun tentang Swedia n tak mau mengambil resiko lebih) memilih untuk kembali ke Frankfurt.

Pengen istirahat, kalimat yang ada di otak, namun perjuangan belum berakhir –> harus antri panjaaaaang untuk menukar tiket, makin bikin senewen aja. Untungnya kami bertemu dengan mas Joko, orang Indonesia yang ternyata dari NSN juga n mau ke Helsinki juga, setidaknya ada seseorang yang bisa membantu kami untuk keluar dr keribetan di bandara, beuuuh karunia ilahi. Namun teteup aja kami nyasar bertiga, muter-muter keliling beberapa kali hanya untuk menemukan kata EXIT, payah!!!!

Alhamdulillah, berhasil keluar bandara, langsung disergap Brrrrrrrrrrrrrr uadeeeeeeeeeeem pooooooolllll, mana saya pake sandal jepit n pake jaket tipis (kedodolan atau kendesoan saya ya,, wakakaka). alamaaaaak, napas berasap kayak di tipi2 itu, n it’s great, what an amazing snow…. yuki yuki yuki yuki,, subhanallah. Sambil menunggu bus yang mengantarkan kami ke hotel maka pose-poselah kami. jepreeet jepreeet….

Yuki

Bilqz Vs Vanya

Bus pun datang dan mengantarkan kami ke tempat peristirahatan NH Morfelden Hotel (kesempatan emas menginap di negara impian, eleuh eleuh), setelah makan malam dengan masakan yang enak enak -nemu nasiiiiiii n bumbu lauknya cocok dilidah- kami pun langsung tepar di kasur empuk nan nyaman nan gratis. sleep tight. zZZZZZ Zzzzzz.

suasana dari luar NH Morfelden Hotel

Besoknya at 6.15 kami check out dan harus segera berangkat ke bandara (again), untung saja sempet sarapan walaupun dengan tergesa-gesa (Vanya kasian banget makanannya sampek gak bisa ketelen). Perjalanan ke bandara lumayan lama sehingga bisa melihat pemandangan kota Frankfurt yang tertutup salju.

waiting the plane (again)

Berpose tangga dengan mas Joko Purboyo

The reason Why

Make nu-blog isn’t good idea i think, but becoz of my dumbness (forgeting pasword) finally i decide to make it with all of perforce…

Hope this blog can be exist..

Bismillahirrahmanirrahim

my old-blog = http://bilqz-mutiarahati.blogspot.com